Inovasi Mobil Listrik: Teknologi Hijau yang Mengubah Masa Depan

Inovasi Mobil Listrik Teknologi Hijau yang Mengubah Masa Depan

Inovasi Mobil Listrik — kata ini mungkin terdengar seperti masa depan, tetapi kenyataannya, masa depan sudah datang. Kita sedang berada di tengah revolusi otomotif yang tak terbendung, di mana mobil bertenaga listrik bukan lagi sekadar alternatif, tetapi pilihan utama yang mengubah wajah industri otomotif global mahjong slot. Apa yang dulu hanya mimpi bagi banyak orang, kini menjadi kenyataan dengan kehadiran inovasi-inovasi terbaru yang menakjubkan. Dari teknologi pengisian daya super cepat hingga kemampuan berkendara yang semakin canggih, mobil listrik siap mengubah segalanya. Penasaran bagaimana mobil listrik mengguncang dunia? Mari kita telusuri lebih dalam.

Lompatan Teknologi: Dari Baterai ke Daya Tempuh

Mungkin dulu, salah satu kekhawatiran terbesar tentang mobil listrik adalah daya jelajahnya yang terbatas. Anda mungkin pernah mendengar orang mengeluh, “Mobil listrik cuma bisa jalan beberapa ratus kilometer, itu pun perlu sering diisi ulang.” Tapi itu semua sudah berubah. Inovasi terbaru dalam teknologi baterai, khususnya baterai solid-state, telah menghadirkan kapasitas yang jauh lebih besar dengan waktu pengisian yang lebih cepat dan daya jelajah yang lebih jauh. Bayangkan, mobil listrik yang mampu menempuh jarak lebih dari 500 km hanya dalam sekali pengisian penuh, dan itu tanpa mengorbankan performa atau kenyamanan.

Baca juga artikel lainnya di wulingjakartaselatan.com

Baterai solid-state, yang semakin banyak di gunakan oleh produsen terkemuka, seperti Toyota dan BMW, menggantikan teknologi baterai lithium-ion yang sudah ketinggalan zaman. Baterai jenis baru ini tidak hanya lebih ringan dan lebih aman, tetapi juga lebih efisien, menawarkan ketahanan yang lebih tinggi dengan biaya perawatan yang lebih rendah. Inovasi ini menjadi game-changer, menghapus kekhawatiran tentang jarak tempuh dan menggantinya dengan kenyamanan dan kebebasan berkendara.

Pengisian Daya Super Cepat: Waktu Tidak Lagi Musuh

Kecepatan pengisian daya—pertanyaan klasik yang selalu muncul ketika membicarakan mobil listrik. Dulu, proses pengisian bisa memakan waktu berjam-jam, dan itu bisa menjadi momok bagi siapa saja yang terbiasa dengan kemudahan pengisian bahan bakar mobil konvensional. Tapi kini, dengan hadirnya teknologi pengisian cepat atau supercharging, mobil listrik dapat di isi daya hingga 80% hanya dalam waktu 30 menit. Itu bahkan lebih cepat dari kebanyakan waktu makan siang Anda.

Tesla, yang sudah di kenal dengan inovasi Supercharger-nya, kini memiliki jaringan pengisian super cepat yang tersebar di seluruh dunia, memberikan kenyamanan bagi pengemudi yang ingin melanjutkan perjalanan panjang tanpa khawatir kehabisan daya. Selain itu, perusahaan seperti Porsche dan Lucid Motors juga telah memperkenalkan teknologi pengisian daya cepat yang mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kenyamanan bagi konsumen. Dalam beberapa tahun ke depan, kita mungkin akan melihat pengisian daya dalam waktu yang lebih singkat, bahkan setara dengan waktu pengisian bahan bakar mobil biasa.

Fitur Canggih: Mobil Listrik Lebih Pintar dan Terhubung

Apa jadinya jika mobil listrik Anda tidak hanya hemat energi, tetapi juga pintar? Teknologi mobil listrik sekarang bukan hanya tentang tenaga yang ramah lingkungan, tetapi juga kenyamanan dan keamanan yang lebih tinggi. Banyak mobil listrik terbaru yang di lengkapi dengan fitur-fitur canggih, seperti autopilot, sistem kendali suara, dan konektivitas yang terintegrasi dengan smartphone Anda. Misalnya, fitur Autopilot dari Tesla yang mampu mengemudi sendiri di jalan raya, menjaga jarak, dan bahkan parkir otomatis. Ke depannya, mobil listrik akan semakin terhubung dengan ekosistem pintar, termasuk infrastruktur jalan dan rumah, menjadikan perjalanan semakin aman dan efisien.

Di samping itu, banyak mobil listrik kini di lengkapi dengan teknologi regenerative braking yang mengubah energi kinetik yang di hasilkan saat pengereman kembali menjadi energi listrik, sehingga meningkatkan efisiensi baterai dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih halus. Fitur slot garansi kekalahan 100 saldo kembali seperti ini tidak hanya membuat perjalanan lebih menyenangkan tetapi juga membantu mengurangi keausan pada komponen mobil, memperpanjang umur mobil itu sendiri.

Desain Futuristik: Mobil Listrik Tidak Hanya Efisien, Tapi Juga Memikat

Jangan salah, mobil listrik juga menawarkan desain yang lebih futuristik dan elegan. Jika Anda berpikir mobil listrik hanya terdiri dari kotak-kotak dengan desain biasa, Anda perlu berpikir ulang. Kendaraan seperti Lucid Air, Tesla Model S, dan bahkan Nissan Leaf, hadir dengan desain yang sangat modern dan dinamis. Aerodinamis, ramping, dengan garis-garis tajam yang memancarkan kesan teknologi tinggi. Bahkan, beberapa model menawarkan interior yang di penuhi dengan layar sentuh besar dan sistem infotainment mutakhir yang memberikan kenyamanan maksimal bagi pengendara dan penumpang.

Bukan hanya soal tampilan luar, desain interior mobil listrik juga lebih ramah lingkungan. Dengan penggunaan material yang lebih berkelanjutan dan minimalis. Dengan tidak adanya mesin pembakaran internal, ruang kabin mobil listrik terasa lebih luas dan lega. Memberikan kenyamanan ekstra untuk pengemudi dan penumpang.

Masa Depan Mobil Listrik: Lebih Hijau dan Lebih Terjangkau

Inovasi mobil listrik tidak hanya berdampak pada teknologi dan desain, tetapi juga pada ekosistem yang lebih luas. Dengan semakin banyaknya produsen yang berinvestasi dalam kendaraan listrik dan pengembangan infrastruktur pengisian daya. Harga mobil listrik di prediksi akan semakin terjangkau. Pemerintah di berbagai negara juga telah memberikan berbagai insentif dan kebijakan yang mendukung transisi menuju kendaraan hijau ini.

Dengan semakin berkembangnya teknologi baterai dan pengisian cepat, serta meningkatnya pilihan mobil listrik di pasar. Kita bisa berharap bahwa dalam beberapa tahun mendatang, mobil listrik akan menjadi pilihan utama bagi konsumen di seluruh dunia. Mobil listrik bukan hanya tren sesaat, tetapi masa depan mobilitas yang lebih bersih, lebih efisien, dan lebih cerdas.

Maka, apakah Anda siap untuk melangkah ke masa depan? Mobil listrik bukan hanya soal kendaraan, tetapi tentang bagaimana kita menyongsong era baru, lebih ramah lingkungan, dan lebih efisien. Teknologi hijau ini bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang tengah berlangsung di depan mata kita.

Toyota Crown HEV Perpaduan Teknologi dan Desain Mewah di GJAW 2024

Toyota Crown HEV Perpaduan Teknologi dan Desain Mewah di GJAW 2024

Toyota Crown HEV Perpaduan Teknologi dan Desain Mewah di GJAW 2024 – Toyota Crown HEV jadi tidak benar satu sorotan utama di dalam gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024. Sedan premium ini menghadirkan perpaduan prima antara desain elegan, teknologi terkini, dan efisiensi yang mengesankan. Dengan mode EV (Electric Vehicle) yang bisa menempuh jarak sampai 63 kilometer, Toyota Crown HEV memutuskan standar baru untuk kendaraan hybrid di Indonesia.

Desain Mewah dan Modern

Toyota Crown HEV mencuri perhatian bersama desainnya yang mewah dan futuristik. Mengusung rancangan “Sedan Liftback Premium,” mobil ini tampil bersama garis-garis tegas yang mencerminkan kemewahan dan aerodinamika yang optimal. Gril besar beraksen krom, lampu LED modern, serta roda alloy yang berukuran besar semakin meyakinkan kesan sporty tanpa mengorbankan kemewahannya. Interiornya dirancang bersama material berkualitas tinggi, disempurnakan layar infotainment canggih, dan tata area yang beri tambahan kenyamanan maksimal bagi pengemudi maupun penumpang.

Performa dan Teknologi Hybrid yang Unggul

Toyota Crown HEV disempurnakan bersama teknologi hybrid generasi terakhir yang mengkombinasikan mesin bensin 2.5 liter bersama motor listrik bertenaga tinggi. Kombinasi ini tidak cuma beri tambahan performa yang responsif, tapi terhitung efisiensi bahan bakar yang luar biasa. Salah satu keunggulan utama Crown HEV adalah kekuatan mode EV-nya, yang memungkinkan mobil berjalan sepenuhnya bersama tenaga listrik sejauh 63 kilometer.

Baca Juga : Mitsubishi Xforce Ketangguhan SUV Berteknologi Diamond Sense

Mode EV ini ideal untuk perjalanan harian di perkotaan, beri tambahan pengalaman berkendara yang senyap dan ramah lingkungan. Selain itu, fitur regenerative braking memungkinkan pengisian kembali baterai sepanjang pengereman, meyakinkan efisiensi daya selalu optimal sepanjang perjalanan.

Fitur Keamanan dan Kenyamanan Terdepan

Sebagai mobil premium, Toyota Crown HEV di sempurnakan bersama rangkaian fitur keselamatan Toyota Safety Sense. Beberapa fitur andalan meliputi:

Pre-Collision System (PCS): Membantu menahan atau kurangi pengaruh tabrakan.
Lane Departure Alert (LDA): Memberikan peringatan kalau mobil nampak jalan tanpa sengaja.
Adaptive Cruise Control (ACC): Menjaga jarak aman bersama kendaraan di depan secara otomatis.
Selain fitur keselamatan, kenyamanan berkendara terhitung di tingkatkan bersama terdapatnya suspensi adaptif, proses audio premium, dan pengaturan suhu kabin otomatis.

Dukungan untuk Mobilitas Berkelanjutan

Hadirnya Toyota Crown HEV di GJAW 2024 membuktikan komitmen Toyota di dalam mendukung mobilitas berkelanjutan. Dengan emisi karbon yang lebih rendah berkat teknologi hybrid dan kekuatan mode EV, mobil ini jadi solusi ideal bagi costumer yang mengutamakan tipe hidup modern tanpa rtp meremehkan tanggung jawab lingkungan.

Kesimpulan

Toyota Crown HEV adalah bukti bahwa teknologi dan kemewahan bisa berjalan beriringan. Dengan desain premium, performa hybrid canggih, dan kekuatan mode EV sampai 63 kilometer, mobil ini jadi pilihan prima bagi mereka yang mencari kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan dan prestise.

Jika Anda datang ke GJAW 2024, pastikan untuk lihat segera Toyota Crown HEV dan rasakan inovasi jaman depan yang di tawarkan oleh Toyota. Mobil ini tidak cuma merevolusi rancangan sedan premium, tapi terhitung menginspirasi jaman depan mobilitas yang lebih bersih dan efisien.

Mobil Listrik Lokal Berjaya AION Indonesia Lampaui Target di GJAW 2024

Mobil Listrik Lokal Berjaya AION Indonesia Lampaui Target

Mobil Listrik Lokal Berjaya AION Indonesia Lampaui Target – Gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 mencatat peristiwa baru bagi industri otomotif nasional. AION Indonesia, tidak benar satu pemain terdepan dalam sektor kendaraan listrik (EV), sukses melampaui tujuan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang sudah ditetapkan. Dengan antusiasme luar biasa berasal dari pengunjung, AION perlihatkan bahwa masa depan mobilitas ramah lingkungan di Indonesia jadi cerah.

Pencapaian Gemilang di Tengah Kompetisi Ketat

AION Indonesia awalannya menentukan tujuan 500 SPK sepanjang pameran berlangsung. Namun, angka ini sukses dilampaui bersama catatan lebih berasal dari 650 SPK dalam delapan hari pelaksanaan GJAW. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan mutu produk AION namun termasuk meningkatnya keyakinan customer pada kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan.

“Kami amat bersyukur dan bangga bersama pencapaian ini. Ini perlihatkan bahwa masyarakat Indonesia jadi terbuka pada inovasi kendaraan listrik,” ujar Direktur Pemasaran AION Indonesia dalam konferensi pers penutupan GJAW 2024.

Daya Tarik Produk AION: Teknologi dan Keberlanjutan

Selama GJAW, AION Indonesia menunjukkan sejumlah model unggulan yang mendapat dukungan teknologi mutakhir dan desain futuristik. Salah satu model andalan, AION X-Pro EV, menjadi bintang pameran berkat jarak tempuhnya yang menggapai 500 kilometer per pengisian energi serta fitur autonomous driving level 3.

Keunggulan ini menjadi energi tarik utama bagi customer yang mencari kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan. Selain itu, dukungan layanan purna jual seperti garansi baterai hingga 8 th. dan ketersediaan jaringan stasiun pengisian energi yang konsisten diperluas menjadi nilai malah tersendiri.

Dukungan Pemerintah dan Respons Positif Konsumen

Kesuksesan AION Indonesia di GJAW 2024 termasuk tidak lepas berasal dari dukungan kebijakan pemerintah yang pro-aktif dalam mendorong adopsi kendaraan listrik. Program insentif, seperti subsidi pembelian kendaraan listrik dan pembangunan infrastruktur pengisian daya, sudah menjadi katalisator utama dalam mempercepat penetrasi pasar EV di Indonesia.

baca Juga : Rekor Baru SAV Motorsport Borong Gelar di ISSOM 2024

Salah satu konsumen, Andi, yang memesan AION X-Pro EV mengatakan, “Saya tertarik bersama desainnya yang moderen dan ramah lingkungan. Selain itu, ada subsidi pemerintah memicu kendaraan listrik lebih terjangkau bagi masyarakat.”

Langkah ke Depan: Memperkuat Dominasi Pasar

Melampaui tujuan di GJAW 2024 menjadi awal yang baik bagi AION Indonesia untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak inovasi dan memperluas jaringan distribusi di seluruh Indonesia.

“Kami optimis bahwa kendaraan listrik adalah masa depan. AION bakal konsisten mendukung transformasi ini bersama menyediakan produk memiliki kwalitas tinggi dan layanan terbaik bagi konsumen,” malah Direktur Utama AION Indonesia.

Momentum Positif untuk Industri Otomotif Nasional

Kesuksesan AION di GJAW 2024 menjadi bukti nyata bahwa customer Indonesia jadi siap beralih ke kendaraan listrik. Hal ini tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan namun termasuk mengakses peluang besar bagi perkembangan industri otomotif lokal.

Dengan pencapaian ini AION Indonesia sudah perlihatkan diri sebagai tidak benar satu pionir

Dalam mengakselerasi transisi menuju masa kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air. Momentum ini diharapkan mampu konsisten berlanjut, menginspirasi pemain lain di industri otomotif untuk berinovasi dan mendukung agenda keberlanjutan nasional.

Hyundai Pilih Fokus EV, Belum Tertarik Garap LCGC Hybrid

Hyundai Pilih Fokus EV, Belum Tertarik Garap LCGC Hybrid

Hyundai Pilih Fokus EV, Belum Tertarik Garap LCGC Hybrid – Di tengah maraknya tren kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, kategori Low-Cost Green Car (LCGC) menjadi keliru satu segmen yang berkembang pesat. Kombinasi harga terjangkau dan efisiensi bahan bakar membuatnya menarik bagi masyarakat. Namun, meski pemain besar lain mulai merambah LCGC hybrid, Hyundai Motors Indonesia tampaknya belum perlihatkan ketertarikan untuk turut serta.

Langkah ini tentu menyebabkan pertanyaan. Di satu sisi, pasar LCGC hybrid muncul slot menjanjikan, terutama bersama impuls pemerintah terhadap kendaraan irit daya dan insentif fiskal bagi kendaraan listrik atau hybrid. Di segi lain, Hyundai justru lebih fokus memperkuat posisinya di segmen mobil listrik murni (EV) seperti Ioniq 5 dan Kona Electric, yang mendapatkan respons positif berasal dari costumer Tanah Air.

Fokus Hyundai: EV daripada Hybrid

Hyundai udah perlihatkan komitmen benar-benar terhadap elektrifikasi, terutama melalui investasi besar di Indonesia. Salah satunya adalah pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang yang menjadikan Indonesia sebagai pusat memproses EV di Asia Tenggara. Fokus ini perlihatkan bahwa Hyundai lebih menentukan menyita cara strategis ke depan bersama mendorong EV, ketimbang masuk ke pasar hybrid yang diakui sebagai teknologi transisi.

Kami yakin bahwa masa depan kendaraan adalah listrik penuh. Oleh sebab itu, kami memprioritaskan pengembangan infrastruktur EV dan menghadirkan lini product yang relevan untuk pasar Indonesia,” ungkap perwakilan Hyundai Motors Indonesia dalam sebuah wawancara.

Baca Juga : Mifa 7 dan Mifa 9 Resmi Meluncur Maxus Bawa MPV Listrik ke Level Selanjutnya

Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa Hyundai menyaksikan potensi EV sebagai solusi jangka panjang yang lebih konsisten dibandingkan hybrid. Dengan basis teknologi yang udah matang, Hyundai sanggup menghadirkan EV bersama kualitas tinggi tanpa harus memecah fokus terhadap segmen hybrid.

LCGC Hybrid: Peluang atau Risiko?

Pasar LCGC hybrid memang menawarkan peluang, tetapi tantangannya terhitung tidak sedikit. Harga baterai untuk teknologi hybrid masih menjadi komponen yang mahal, supaya menekan margin keuntungan. Selain itu, edukasi pasar tentang manfaat hybrid dibandingkan EV atau mobil konvensional masih harus ditingkatkan.

Hyundai tampaknya mengetahui risiko ini. Alih-alih bersaing slot server kamboja no 1 di segmen harga rendah, mereka menentukan menargetkan costumer kelas menengah ke atas yang lebih siap untuk beralih ke EV. Strategi ini terlalu mungkin Hyundai membangun citra merek yang kuat sebagai pelopor kendaraan listrik di Indonesia.

Apa Dampaknya bagi Konsumen?

Keputusan Hyundai untuk tidak masuk ke pasar LCGC hybrid kemungkinan mengecewakan beberapa pihak yang berharap punya opsi kendaraan ramah lingkungan bersama harga terjangkau berasal dari merek ini. Namun, cara ini sekaligus mengimbuhkan area bagi Hyundai untuk mempercepat transisi menuju EV, yang terhadap kelanjutannya dapat menjadi keuntungan jangka panjang bagi konsumen.

Pemerintah Indonesia sendiri konsisten menunjang percepatan adopsi kendaraan listrik melalui beraneka insentif, terhitung keringanan pajak dan subsidi untuk pembelian kendaraan listrik. Jika infrastruktur pengisian daya konsisten berkembang, Hyundai sanggup menjadi keliru satu pemain utama yang siap mengfungsikan momentum tersebut.

Kesimpulan: Hyundai dan Visi Jangka Panjang

Keengganan Hyundai untuk masuk ke pasar LCGC hybrid tidak berarti mereka melupakan kebutuhan konsumen. Sebaliknya, cara ini perlihatkan fokus strategis Hyundai dalam menghadirkan teknologi masa depan yang lebih berkelanjutan.

Dengan konsisten mendorong inovasi di sektor EV dan memperkuat infrastrukturnya, Hyundai mengupayakan menjadi pelopor di masa kendaraan listrik, yang sejalan bersama visi world mereka untuk menciptakan mobilitas ramah lingkungan. Bagi Hyundai, masa depan adalah listrik penuh, bukan teknologi transisi seperti hybrid.

Mifa 7 dan Mifa 9 Resmi Meluncur Maxus Bawa MPV Listrik ke Level Selanjutnya

Mifa 7 dan Mifa 9 Resmi Meluncur Maxus Bawa MPV

Mifa 7 dan Mifa 9 Resmi Meluncur Maxus Bawa MPV –  Gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 jadi saksi kehadiran dua tipe kendaraan listrik baru berasal dari Maxus, yakni Mifa 7 dan Mifa 9. Brand otomotif asal Tiongkok ini lagi menunjukkan keseriusannya dalam merambah pasar kendaraan listrik Indonesia bersama menawarkan MPV listrik premium yang memadukan teknologi canggih, kenyamanan, dan desain futuristik.

Teknologi dan Performa Canggih

Mifa 7 dan Mifa 9 di rancang untuk mencukupi kebutuhan konsumen modern yang mengedepankan efisiensi dan ramah lingkungan. Kedua MPV ini di tenagai motor listrik bertenaga tinggi yang mampu memberikan akselerasi halus dan juga performa mumpuni di bermacam keadaan jalan.

Mifa 9, yang merupakan tipe unggulan, ada bersama baterai berkapasitas besar yang menawarkan jarak tempuh sampai 550 km dalam sekali pengisian daya. Sistem pengisian dayanya mendukung fast charging, memungkinkan baterai terisi 80% cuma dalam waktu lebih kurang 30 menit. Sementara itu, Mifa 7 di rancang untuk penggunaan harian bersama fleksibilitas tinggi dan efisiensi energi optimal.

Desain Futuristik dan Interior Mewah

Dari faktor desain, Mifa 7 dan Mifa 9 tampil bersama garis eksterior di namis dan modern, di sempurnakan bersama lampu LED yang tajam dan juga grill depan aerodinamis. Desain ini tidak cuma memberikan estetika premium tapi juga mendukung efisiensi aerodinamika kendaraan.

baca Juga : Veda Ega Pratama Anak Bangsa yang Mengukir Sejarah di Lintasan Balap Dunia

Masuk ke dalam kabin, pengguna bakal di sambut oleh interior yang mewah dan luas, lengkap bersama material berkwalitas tinggi. Kedua tipe ini menawarkan konfigurasi area duduk fleksibel, sesuai untuk kebutuhan keluarga maupun bisnis. Fitur hiburan layaknya layar sentuh berukuran besar, proses audio premium, dan konektivitas nirkabel jadi standar, memastikan kenyamanan sepanjang perjalanan.

Fitur Keamanan dan Konektivitas Canggih

Maxus menyematkan bermacam fitur keselamatan terakhir pada Mifa 7 dan Mifa 9. Teknologi layaknya Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, dan Automatic Emergency Braking ada untuk memberikan rasa aman kepada pengemudi dan penumpang. Selain itu, ke dua tipe ini di sempurnakan proses konektivitas pandai yang memungkinkan pengemudi mengontrol bermacam faedah kendaraan lewat aplikasi di smartphone.

Potensi di Pasar Indonesia

Peluncuran Mifa 7 dan Mifa 9 menunjukkan ambisi Maxus untuk memperluas penetrasi kendaraan listrik di Indonesia. Dengan makin lama banyaknya infrastruktur pendukung layaknya stasiun pengisian energi listrik, pasar kendaraan listrik di prediksi bakal terus berkembang pesat.

Dalam konferensi pers di GJAW 2024, perwakilan Maxus mengungkap bahwa Indonesia adalah pasar yang amat potensial untuk kendaraan listrik, khususnya di segmen MPV. “Kami percaya Mifa 7 dan Mifa 9 mampu jadi solusi bagi konsumen yang dambakan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan dan performa,” ujar salah satu juru berbicara Maxus.

Kesimpulan

Mifa 7 dan Mifa 9 bukan sekadar MPV listrik biasa. Dengan kombinasi desain futuristik, teknologi mutakhir, dan fokus pada kenyamanan, ke dua tipe ini jadi penantang benar-benar di segmen kendaraan listrik Indonesia. Kehadiran mereka di GJAW 2024 jadi bukti bahwa Maxus siap bersaing dan mendukung peralihan Indonesia menuju masa kendaraan listrik.

Konsumen yang tertarik mampu mendatangi booth Maxus sepanjang GJAW 2024 untuk melihat segera dan melakukan test drive. Apakah Anda siap berubah ke masa depan mobilitas bersama Maxus?